Masa anak-anak adalah masa senang-senangnya
dalam bermain dan belajar, mereka menyukai kegiatan pembelajaran dengan metode
permainan yang santai dan menyenangkan. Begitu juga dengan caberawet dalam setiap harinya mereka harus memikirkan pelajaran sekolah yang begitu melelahkan maka mengaji
jangan sampai membuat mereka semakin pusing sehingga membuat mereka menjadi
bosan dan malas mengaji.
Hal itulah yang mendorong kelompok masjid banyu urip dan kupang krajan untuk mengadakan lomba
menggambar dan mewarnai, melalui lomba ini mereka bisa bebas menuangkan ide-ide
atau ekspresi mereka lewat gambar dengan santai dan senang sehingga membuat
mereka bersemangat kembali dalam menuntut ilmu . Selain membuat hati menjadi
senang lomba ini mampu mengasah kreativitas caberawet dan lomba ini juga dapat
mengembangkan imajinasi mereka.
Perlombaan pada tanggal 8 Desember 2013 ini diikuti oleh hampir
seluruh caberawet dari kelompok kupang krajan dan banyu urip,mereka sangat antusias sekali dalam menyambut lomba
ini, “ semangat dan karya-karya para
adik adik caberawit patut diacungi jempol. Antusiasme mereka ini tentunya di
harapkan dapat menambah kreativitas dan imajinasi mereka” ujar Yeni selaku guru
cabe rawit.
Bukan
hanya adik adik cabe rawit saja yang mengikuti lomba menggambar dan mewarnai,
melainkan juga kakak kakaknya yang sudah pra remaja juga mengikuti lomba ini
yang bertujuan untuk meramaikan acara.
Lomba
terbagi menjadi dua sesi dan adik cabe rawit di batasi waktu hanya satu jam di
setiap sesi untuk menghasilkan hasil karyanya yang terbaik sesuai dengan
imajinasi mereka masing-masing. Berbagai warna crayon yang di coret coret di
atas kertas bisa sampai terlihat bagus sampai mereka tidak merasa lelah dan
lupa waktu.
Menang
atau kalah bagi mereka sudah tidak berpengaruh. Hal yang
penting bagi mereka adalah kreativitas dan imajinasi yang mereka coret diatas
kertas dengan warna crayon yang disukainya.
Setelah waktu pengumpulan gambar
terbaik, para cabe rawit terlihat bersemangat yang dari tadi sudah di corat
coret dengan crayon untuk dikumpulkan. Gambar gambar tersebut langsung dinilai
oleh guru caberawit, yaitu Yeni Nurul Hidayah, Karunia, dan Khoirun Nisa’.
Dari ratusan foto yang
terkumpul, keluar sebagai juara pertama diraih oleh adik cabe rawit yang
bernama indra dan juara kedua diraih oleh Adik Vila, dan yang tidak mendapatkan
juara tetap mendapatkan hadiah harapan agar mereka senang meskipun tidak juara.