Sabtu, 22 Februari 2014

Asah Kreativitas anak dengan Lomba menggambar dan mewarnai anak LDII

                  Masa anak-anak adalah masa senang-senangnya dalam bermain dan belajar, mereka menyukai kegiatan pembelajaran dengan metode permainan yang santai dan menyenangkan. Begitu juga dengan caberawet dalam  setiap harinya mereka harus memikirkan  pelajaran sekolah yang begitu melelahkan maka mengaji jangan sampai membuat mereka semakin pusing sehingga membuat mereka menjadi bosan dan malas mengaji.
                
                   Hal itulah yang mendorong kelompok masjid  banyu urip dan kupang krajan untuk mengadakan lomba menggambar dan mewarnai, melalui lomba ini mereka bisa bebas menuangkan ide-ide atau ekspresi mereka lewat gambar dengan santai dan senang sehingga membuat mereka bersemangat kembali dalam menuntut ilmu . Selain membuat hati menjadi senang lomba ini mampu mengasah kreativitas  caberawet dan lomba ini juga dapat mengembangkan imajinasi mereka.
                 
                   Perlombaan pada tanggal  8 Desember 2013 ini diikuti oleh hampir seluruh caberawet dari kelompok kupang krajan dan banyu urip,mereka  sangat antusias sekali dalam menyambut lomba ini,  “ semangat dan karya-karya para adik adik caberawit patut diacungi jempol. Antusiasme mereka ini tentunya di harapkan dapat menambah kreativitas dan imajinasi mereka” ujar Yeni selaku guru cabe rawit.
              
                   Bukan hanya adik adik cabe rawit saja yang mengikuti lomba menggambar dan mewarnai, melainkan juga kakak kakaknya yang sudah pra remaja juga mengikuti lomba ini yang bertujuan untuk meramaikan acara.
               
                    Lomba terbagi menjadi dua sesi dan adik cabe rawit di batasi waktu hanya satu jam di setiap sesi untuk menghasilkan hasil karyanya yang terbaik sesuai dengan imajinasi mereka masing-masing. Berbagai warna crayon yang di coret coret di atas kertas bisa sampai terlihat bagus sampai mereka tidak merasa lelah dan lupa waktu.
             
                  Menang atau kalah bagi mereka sudah  tidak berpengaruh. Hal yang penting bagi mereka adalah kreativitas dan imajinasi yang mereka coret diatas kertas dengan warna crayon yang disukainya.
                
                  Setelah waktu pengumpulan gambar terbaik, para cabe rawit terlihat bersemangat yang dari tadi sudah di corat coret dengan crayon untuk dikumpulkan. Gambar gambar tersebut langsung dinilai oleh guru caberawit, yaitu Yeni Nurul Hidayah, Karunia, dan Khoirun Nisa’.
               
                  Dari ratusan foto yang terkumpul, keluar sebagai juara pertama diraih oleh adik cabe rawit yang bernama indra dan juara kedua diraih oleh Adik Vila, dan yang tidak mendapatkan juara tetap mendapatkan hadiah harapan agar mereka senang meskipun tidak juara.